Ada Apa Dengan Cinta?

Seperti yang kita ketahui CINTA adalah bagian dari fitrah, Nikmati dan sikapilah Cinta itu dengan baik, Mencintai itu wajar sangat normal, Namun alangkah lebih baiknya rasa itu kita kembalikan pada Allah, biarlah Allah yang mengatur strateginya cukup Allah sebaik-baiknya pengatur. Dan janganlah kita mencoreng nikmat cinta itu senfiri karena banyak sekali orang-orang yang menderita karena cinta, itu dikarenakan kurang memahami makna cinta itu sendiri. Bersyukurlah orang-orang yang diberi cinta dan bisa menyikapi rasa cinta dengan tepat.

Allah SWT berfirman:

“Dijadikan indah pada pandangan manusia, kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan yaitu wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup didunia dan disisi Allah tempat kembali yang baik.” (QS Al-Imran: 14)

“Cintamu kepada sesuatu menjadikan kamu buta dan tuli.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad)

Cinta memang sudah ada didalam diri kita, diantaranya terhadap lawan jenis. Tapi kalau tidak hati-hati cinta bisa menulikan dan membutakan kita. Cinta yang paling tinggi adalah cinta karena Allah cirinya adalah orang yang tidak memaksakan kehendaknya, tidak mengikuti nafsunya bisa di erem. Tapi ada juga cinta yang menjadi cobaan buat kita yaitu cinta yang lebih cenderung kepada maksiat. Cinta yang semakin bergelora hawa nafsu, makin berkurang rasa malu. Dan, inilah yang paling berbahaya dari cinta yang tidak terkendali. Maka janganlah kita berlebih-lebihan dalam sesuatu apapun termasuk dengan cinta

Islam tidak melarang atau mengekang manusia dari rasa cinta tapi alangkah lebih indah jika kita bisa mengarahkan cinta agar tetap pada rel yang menjaga martabat kehormatan, baik wanita maupun laki-laki. Kalau kita jatuh cinta harus hati-hati karena seperti minum air laut semakin diminum semakin haus. Cinta yang sejati adalah cinta yang setelah akad nikah, selebihnya adalah cobaan dan fitnah saja.Hati hati yaaaa

Baca juga: Inilah Tata Cara Shalat Sambil Gendong Bayi

Cara untuk bisa mengendalikan rasa cinta adalah jaga pandangan, jangan berkhalwat berdua-duaan, jangan dekati zina dalam bentuk apapun dan jangan saling bersentuhan. Bagi orang tua yang membolehkan anaknya berpacaran, harus siap-siap menanggung resiko.

Marilah kita mengalihkan rasa cinta kita kepada Allah dengan memperbanyak sholawat, dzikir, istighfar dan sholat sehingga kita tidak diperdaya oleh nafsu, karena nafsu yang akan memperdayakan kita. cinta dan nafsu itu beda tipis. Kalau kita mengerti arti cinta itu sendiri, Cinta itu datangnya dari Allah, cara memperlakukan Cinta itu tergantung kitanya, tergantung niat kita. Kita punya cara sendiri dalam memperlakukan Cinta itu, Tapi kalau kita bisa menyadari hakikatnya Cinta itu bersumber dari Allah, Insyaallah kita bisa menjaga sesuatu yang Allah kasih itu dengan sebaik-baiknya, tidak mencorengnya dan tidak disalah gunakan. Semoga Allah Swt memberikan kekuatan untuk kita semua untuk tetap menjaga Cinta ini sampai Allah mempertemukan kita dengan jodoh kita dan membangun Cinta itu bersama-sama. Aamiin Allahumma Aamiin

Rasulullah SAW bersabda :

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Like dan Share postingan ini agar bermanfaat bagi semua orang, Semoga Allah Swt membalas setiap kebaikan kita, barakallah. Aamiin Allahumma Aamiin

Sumber: islampos.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ada Apa Dengan Cinta?"

Posting Komentar