Bagaimana Cara Menjelaskan Kepada Anak Bahwa Dalam Islam Tidak Ada Ulang Tahun???

“ANAK saya, usia 3 tahun menangis ingin ulang tahun. Awalnya ia melihat sebuah tayangan televisi yang menyiarkan acara ulang tahun seorang anak selebritis”, Dia ingin seperti itu, memakai baju princes, dengan kado yang begitu besar dan meniup banyak lilin.

“Saya bingung harus bilang apa, padahal keluarga kami tidak pernah merayakan ulangtahun, bagaimana saya harus bicara kepada anak saya tentang hal ini, ya Bu?”, tanyanya kemudian.

Jawabannya:

Ulang tahun adalah sebuah acara yang dilaksanakan untuk merayakan hari kelahiran. Tak ada rujukannya dalam Islam. Itu bukan tradisi seorang muslim. Namun, perlu diketahui bahwa anak usia tiga tahun ada pada tahapan meniru sesuatu yang dilihatnya. Ia pun belum bisa berpikir abstrak.

Jika Ayah atau Bunda berkata,”Anakku, dalam Islam tidak ada perayaan ulangtahun, itu budaya non muslim.” Maka kalimat yang diucapkan oleh Ayah Bunda kepada putra-putrinya ini adalah benar.

Tetapi, kalimat di atas masih abstrak bagi anak usia tiga tahun. Sebab, anak usia 7-11 tahun pun masih dalam tahap operasional kongkrit. Maka, untuk memberi pemahaman kepada anak usia dini tentang tak ada budaya ulangtahun, orangtua harus berupaya menggambarkan atau menjelaskan dengan sesuatu yang kongkrit.

Misalnya, nyanyikan lagu, “Bila umurmu bertambah, mari bersyukur kepada Allah, ucapkan Alhamdulillah, Bunda peluk sebagai hadiah.”

Baca juga: Masyaallah, Hujan Dan Angin Ribut Seketika Berhenti Setelah Adzan berkumandang

Jika ia ingin dibuatkan kue, buatkan saja. Toh, itu tidak ada salahnya. Namun tentu tak perlu ada lilin dan perayaan mewah.

Semakin ia tumbuh besar, terus kita sampaikan bahwa tradisi muslim saat diberi kenikmatan adalah bersyukur. Maka, lambat laun Ia akan paham mengapa keluarganya tak membuat pesta ulangtahun.

Sumber : islampos.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bagaimana Cara Menjelaskan Kepada Anak Bahwa Dalam Islam Tidak Ada Ulang Tahun???"

Posting Komentar