Donald Trump : Muslim Dilarang Masuk Amerika

Ketika Islam menjadi buah bibir masyarakat dunia, setelah serangkaian  serangan bersenjata di Paris, ibu kota Prancis, pada Jumat, 13 November 2015 malam waktu setempat, dan setelah penembakan di San Benardino, California yang diketahui pelakunya adalah seorang Muslim, membuat Kandidat bakal presiden dari partai Republik, Donald Trump melontarkan pelarangan bagi kaum muslimim untuk memasuki wilayah Amerika Serikat. Trump memberikan pernyataan pelarangan masuknya Muslim ke Amerika setelah terjadinya aksi penembakan yang dilakukan suami-istri Muslim Syed Rizwan Farook dan Tashfeen Malik di San Bernardino, California, AS. Dan ia meminta aparat AS untuk melakukan penutupan secara total dan komplet untuk muslim masuk ke AS. Pernyataan ini dianggap paling ekstrem setelah sebelumnya ia konsisten dengan serangannya terhadap imigran dalam tiap kampanye. Dalam pernyataannya, Trump mengatakan begitu banyak muslim seluruh dunia membenci Amerika Serikat, sehingga penting bagi negeri itu untuk melarang mereka masuk. Usulan pelarangan Muslim masuk Amerika itu termasuk para calon imigran, pelajar, turis dan pengunjung lainnya.Sebagaimana laporan Al-Jazeera, Senin (7/12), komentar anti-Islam ini dilontarkan setelah penembakan di San Benardino, California yang diketahui pelakunya adalah seorang Muslim.

"Sampai kita bisa memilah dan mengerti masalah ini, mengapa mereka membenci kita, bahaya ancaman itu masih nyata. Negara kita tidak bisa lagi menjadi korban penyerangan bagi mereka yang hanya mengerti soal jihad dan tidak punya rasa hormat terhadap kemanusiaan," kata Trump seperti dilansir dari The Guardian, Selasa, 8 Desember 2015. Pernyataan itu dikeluarkan berdasarkan rujukan Trump terhadap data survei Pusat Kebijakan Keamanan yang mengklaim, seperempat warga Muslim yang tinggal di AS percaya adanya kekerasan terhadap warga Amerika. Namun, para pakar sendiri telah mempertanyakan data survei ini terhadap organisasi terkait. Sementara itu, manajer kampanye Trump, Corey Lewandowski mengatakan, larangan masuk tersebut berlaku untuk seluruh umat Islam meskipun hanya untuk berwisata.


Saat warga Muslim keturunan Amerika menanyakan pengaruh yang timbul akibat larangan itu, Lewandowski menolak untuk menjawab beberapa pertanyaan tersebut. Donald Trump telah berulang kali melontarkan pernyataan anti-Islam, seperti menyerukan pengawasan masjid dan pendataan terhadap seluruh kaum muslimin yang menetap di AS.

Ini membuat Donald trump kebanjiran banyak kritik, termasuk kritik dari mantan Wakil Presiden AS yang berasal dari Republik Dick Cheney dan sesama pesaingnya dari Partai Republik Jeb Bush. Jeb Bush malah menyebut Trump tidak waras. Sebelumnya, Trump dikritik habis-habiskan karena telah mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan memberi tanda pengenal khusus muslim. Ia juga dikecam karena meminta untuk menutup seluruh masjid di AS.  Rekan calon kandidat dari Partai Republik pun geram dengan kelakuan Donald Trump. "Inilah yang terjadi jika kebencian dan keabsurdan berubah menjadi kebencian," kata Lindsey Graham, salah satu kandidat Republik. "Donald Trump adalah campuran Xenophobia, takut dengan orang asing, dan kebodohan tentang agama. Komentarnya jelas menyakiti perjuangan orang-orang yang sedang melawan teror dan mengancam nyawa diplomat dan tentara kita di Timur Tengah," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden AS Barack Obama telah mengatakan bahwa AS tidak berperang melawan Muslim. Pernyataan tersebut disampaikan Obama di Ruang Oval (Oval Office), tempat kerja resmi Presiden AS di Gedung Putih. Namun, sang presiden bersumpah negaranya akan bertindak, mengatasi ancaman terorisme yang terus berkembang, terutama yang menyangkut ISIS.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin menilai pernyataan calon Presiden Amerika Serikat Donald trump  tidak bernalar dan sudah melampaui batas. Sebab hal itu bisa memicu permusuhan.

"Itu sudah melampaui batas, bayangkan kalau Amerika melarang Muslim , negara Muslim melarang orang Barat masuk, apa yang terjadi, itu hanya memicu permusuhan saja, pernyataan primitif tak bernalar," kata Maruf seperti dikutip Antaranews, Rabu (9/12/2015) Ia menilai, pernyataan politisi Amerika Serikat itu tidak bermutu dan menjauhkan rasa saling menghormati, tenggang rasa dan perdamaian yang kini dibutuhkan oleh dunia. Selain itu, pernyataan tersebut menyudutkan, menjadikan umat Islam seolah-olah semuanya buruk dan teroris. "Padahal itu jelas tidak benar," kata Maruf. Donald Trump dikenal sebagai salah satu kandidat Presiden AS dari Partai Republik yang sering melontarkan pernyataan provokatif dan rasis.

Setiap ada tindakan terorisme, selalu saja islam yg disalahkan. Sering kita saksikan di televisi-televisi maupun di media-media lainnya kalau ada aksi terorisme tersebut seringkali yang dijadikan terdakwa adalah orang Islam maupun organisasi Islam hanya karena yg terdakwa memiliki kartu identitas beragama islam. Padahal,walaupun dia memiliki kartu identitas beragama islam,belum tentu dia adalah seorang muslim. Wallahu’alam

Sebagai Muslim yang baik sebaiknya kita tidak terpropokator dengan pernyataan yang dikeluarkan Donald trump, ataupun pernyataan orang orang yang membenci islam lainnya, Cukup hanya Allah yang maha membalas, sebaiknya kita tak berhenti berdoa untuk kedamaian di dunia ini, mendoakan sesama muslim agar selalu diberikan ketabahan dalam menghadapi fitnah fitnah dan ujian lainnya. Ini adalah bentuk kasih sayang Allah bagi hambanya yang sabar, perjuangan ini tak akan pernah cukup pejuangnya. Jangan pernah berhenti untuk berjuang, apapun bentuk perjuangannya asal baik dan tidak menyakiti hati siapapun. Yakinlah semua ini akan baik baik saja, karena Allah Swt, Zat yang maha penolong. Jangan takut, Allah bersama kita. Aamiin Allahumma Aamiin

Jangan lupa LIKE dan SEBARKAN yaa Akhi... Ukhti, agar kita sama-sama berjuang dijalan Allah, dan saling menguatkan

Sumber :
http://www.kiblat.net/2015/12/08/donald-trump-muslim-dilarang-masuk-amerika/
http://news.liputan6.com/read/2384672/donald-trump-semua-muslim-dilarang-masuk-as

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Donald Trump : Muslim Dilarang Masuk Amerika"

Posting Komentar