Inilah Tips Memilih Calon Istri Solehah, Awas Jangan Sampai Salah Pilih Yaaa

Tentu impian semua pria ialah memiliki istri yang ideal, ideal itu banyak sekali bentuknya seperti wanita yang cantik,tinggi,putih,baik,dan berpendidikan. Siapa sih yang tidak mau memiliki istri yang sesuai dengan kriteria diatas. Namun, itu semua tidak akan mudah memilikinya, terlalu sempurna hehe. Karena pada dasarnya setiap manusia itu memiliki kelemahan. Setiap kelebihan pasti ada kelemahan, dan setiap kelemahan pasti ada kelebihan, Seimbangkan? Hakikatnya Sempurna hanyalah milik Allah Swt, tujuan menikah adalah untuk saling melengkapi dan menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan itu perlu. Karena didalam menikah banyak sekali hal-hal yang mesti dibangun bersama untuk mencapai keluarga yang memiliki pondasi yang kuat yang didasari oleh kepercayaan, kasih sayang, saling menghormati, menerima satu sama lain, insya allah kita dapat membangun keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah dan mendapat ridhaNya, Aamiin Allahumma Aamiin

Dalam syariat islam, pria diberi kebebasan dalam memilih pasangannya, namun kata “Kebebasan” bukan berarti pria dalam memilih pasangan bisa seenak, perlu ada pemahaman dan petimbangan, karena memilih pasangan hidup erat kaitannya dengan membangun generasi selanjutnya, dalam menikah kita pasti menginginkan rumah tangga yang langgeng dan sejahtera. Karena seorang istri akan memiliki anak, dan menjadi guru untuk anak-anaknya kelak. Jadi kita harus selektif dalam memilih pasangan hidup yang nantinya akan menjadi penyempurna iman kita, menjadi teman dalam setiap perjalanan, dan menjadi guru untuk anak-anak kita. Dan bagi para pria yang sudah cukup umur dan siap untuk menikah, hal dalam memilih pasangan hidup pun harus dengan pemikiran dan pertimbangan yang sangat serius, Apalagi kalau kita mengidamkan istri yang solehah, Maka dari itu Bimbingan Keluarga Sakinah (BKS) memberikan tips tata cara memilih istri solehah menurut panduan Al-Qur’an dan Sunnah,
15 Arahan dalam mencari pasangan hidup yang baik yg kami ringkaskan dari tulisan Ustadz Drs. Muhammad Thalib. Pakar konsultan keluarga sakinah,berikut selangkapnya:

Carilah muslimah yg patuh beragama 

Dari Abu Hurairah – rhadiyallahu anhu – dari Nabi Muhammad SAW, dia berbicara : “Seorang wanita dinikahi lantaran empat perkara, sebab hartanya, lantaran kedudukannya, dikarenakan kecantikannya, (atau) sebab agamanya. Pilihlah yg beragama, sehingga kau dapat beruntung, (Jikalau tidak, merugilah)” (HR Bukhari-Muslim).

Hadist diatas memberikan gambaran bahwa kriteria tersempurna seandainya seseorang perempuan yaitu cermin yg tunduk kepada agamanya. Seluruhnya itu terangkum dalam satu kalimat “Sholehah” sehingga seandainya hendak pilih seseorang istri, utamakanlah yg paham benar ilmu agamanya, beramal di dalamnya & cinta Islam di atas fikroh yg benar.

Carilah muslimah dari lingkungan yang baik

Disebutkan dalam satu buah Hadist Rasulullah SAW bersabda : “Jauhilah olehmu Khadraaadin! Sehingga para sahabat bertanya. “Wahai Rosululloh apa itu khadraadin?” sabda dirinya, “yaitu perempuan cantik di lingkungan yg buruk” (HR Daraqutni, hadist lemah).

Para ulama benar-benar memberikan catatan menyangkut periwayatan ini, sebab disinyalir ada perawi yg dhoif dalam hafalan. Cuma saja sebahagian ulama lain memandang matan/isi kalimat hadist di atas amat bagus buat nasihat.

Utamakanlah seseorang gadis, sebab dia dapat menyenangkan dirimu 

Disebutkan dalam satu buah Hadist, dari Rasulullah SAW. Rasulullah tanya terhadap Jabir diwaktu ia kembali dari perang Dzatur Riqo : "Apakah anda baru saja menikah Wahai Jabir?". Aku menjawab; 'Ya.' Dia tanya : 'Gadis atau janda.' Aku menjawab; 'Janda.' Dirinya tanya : 'Kenapa anda tidak menikahi gadis saja. Anda mampu bermain-main dengannya & dirinya sanggup bercanda denganmu.'

Aku menjawab; 'Wahai Rasulullah, Abdullah sudah wafat & meninggalkan tujuh anak wanita atau sembilan. Aku datang (menikahi istrinya) supaya mampu mengurus mereka'.(Jabir in Abdullah) berbicara; Selanjutnya dia mendoakanku. (Abu Isa At Tirmidzi) bicara; Hadits semakna diriwayatkan dari Ubay Bin Ka'ab, Abu Isa berbicara; Hadits Jabir Bin Abdullah yakni hadits hasan sahih.(HR. Tirmidzi)

“Hendaklah kalian pilih yg masihlah perawan. Sungguh, mulut mereka lebih segar, rahimnya lebih luas (tidak sedikit anak) & lebih menerima bersama (nafkah) yg sedikit.” (HR. Ibnu Majah)

Kenapa engkau tidak menikah dengn satu orang gadis, maka engkau bisa bercanda dengannya & beliau bercanda denganmu (HR. Abu Daud)

Hadist diatas menunjukan terhadap kita seluruhnya, bahwa menikahi gadis perawan merupakan keutamaan, sehingga pilihlah gadis di anatara mereka sebab itu dapat menciptakan kalian lebih sanggup bersenang-senang. Biarpun pun boleh pilih satu orang janda.

Pilihlah muslimah yang penyabar dalam bertindak 

Seseorang istri yg baik yakni mereka yg bersabar, Jikalau mereka tak memiliki sifat sabar sungguh kegelisahan hati dapat merundung ia. Sehingga lihatlah & ceritakanlah terhadap para calon isitrimu berkaitan sifat istri Firaun, yg sabar dalam menghadapi suaminya yg thogut. Maka Allah mengabadikan sifat dia dalam QS At Tahrim ayat 11. Sifat sabar lebih menentramkan hati, menciptakan pikiran lebih jernih & tak enteng emosi.

Kalau beliau memikat hatimu, sehingga pilihlah beliau menjadi istrimu 

Allah berfirman dalam Al Quran Surat An Nisa ayat 3; “JIka anda takut tak ingin berlaku adil kepada hak-hak wanita yg yatim, bilamana anda mengawininya, kawinilah perempuan perempuan lain yg anda senangi”.

Dalam ayat tersebut Allah menggunakan kata “thaaba” artinya baik atau anda senangi. Sehingga pilihlah di antara gadis yg ada, yg anda sesuai & tertarik di dalamnya, lantaran ketertarikanmu dengannya menciptakan engkau lebih enteng bertanggung jawab atasnya.

Seseorang istri wajib amanah, bila kau dapatkan maka nikahilah

Allah Berfirman dalam QS An Nisa Ayat 34; “Oleh dikarenakan itu perempuan yg shalih merupakan yg tunduk pada Allah lagi memelihara beliau & harta suaminya dikala suaminya tak ada, dikarenakan Allah sudah menyuruhnya memelihara”.

Dalam suatu hadist Rasulullah SAW bersabda :

“Sebaik baik istri adalah yg menyenangkan hatimu saat anda lihat, tunduk diwaktu anda suruh, menjaga dia & hartamu diwaktu anda pergi” (HR Thabrani).

Definisi Amanah itu banyak, diantaranya, menjaga kehormatan dirinya, bila suami sedang tidak ada dirumah, sang istri tidak sembarangan pergi dan menerima tamu tanpa minta ijin dari suami terlebih dahulu, menjaga uang pemberian suami dan diatur dengan sebaik-baiknya agar cukup untuk kebutuhan lainnya.

Tidak berhias berlebihan 

Disebutkan dalam satu buah riwayat; “Wanita-wanita yg menyukai minta cerai & perempuan pesolek di luar rumah yakni wanita-wanita munafik (HR Abu Nuaim).

Berhias & mau tampak cantik itu ialah fitrah perempuan, cuma saja di dalam Islam, dalam pembahasan bersolek, seluruh sudah diatur dgn terang. Dengan Cara Apa tiap-tiap perempuan haram utk memanfaatkan wangi-wangian yg diperuntukkan orang di luar rumah terlebih bukan muhrim. Sehingga carilah perempuan yg tak suka pamer perhiasan di luar rumah.

Carilah perempuan yg menutup auratnya dengan baik, susuai dengan ajaran agama islam, juga tinggalkan perempuan yg memamerkan perhiasan & aurotnya, lantaran itu tidak baik buat kau jadikan istrimu

Carilah yg sepadan (sekufu) lebih-lebih dalam agama 

Pengertian dari kafa'ah atau tidak jarang pula diucapkan sekufu, menurut bahasa yakni sama, sederajat, setaraf, sepadan, sebanding atau setara & seimbang. Sedangkan menurut syari'at, kafa'ah yakni satu buah perkara yg ketiadaannya bakal memunculkan celaan. Sedangkan menurut tradisi, kafa'ah diartikan juga sebagai kesetaraan antara seseorang calon suami dgn istrinya dalam kesempurnaan & kerendahannya terkecuali dalam factor terbebasnya seorang dari aib-aib nikah.

Sekian Banyak ulama' berpendapat bahwa kafa'ah tak mesti dipertimbangkan dalam pernikahan. Sementara ulama yg lain mengemukakan bahwa kafa'ah mesti dipertimbangkan, tapi hanya dalam aspek keistiqamahan tadayyun & akhlaq. Maka boleh-boleh saja seseorang laki laki shalih yg nasabnya tak terpandang menikahi perempuan yg nasabnya terpandang, atau seseorang laki laki miskin namun shalih & bertaqwa menikahi satu orang perempuan yg kaya. Asal menikah niat karena Allah Swt, tanpa mempermasalahi status dan segala hal, insyaallah Allah akan menjaga pernikahan tersebut.

Tidak ribet dan pandai mensyukuri nafkah pemberian suami 

Dari ibnu ‘Abbas ra., dia berbicara : “Rasulullah saw. bersabda : “Ada empat perkara, siapa yg mendapatkannya berarti meraih kebaikan dunia & akhirat, merupakan hati yg senantiasa bersyukur, lisan yg senantiasa berdzikir, jiwa yg sabar disaat tertimpa musibah, & wanita yg ingin dinikahi bukan bermaksud menjerumuskan suaminya ke dalam aksi maksiat & bukan berharap hartanya” (H.R. Thabarani)

Rasulullah saw. bersabda : “Sesungguhnya termasuk juga ciri perempuan yg mengambil barokah yakni enteng dilamar, murah mas kawinnya, & subur peranakannya (H.R. Ahmad dari ‘Aisyah)

BACA : Manfaat Luar Biasa Ta’aruf Dibandingkan Pacaran

Menyukai meneruskan ikatan kekeluargaan & akrab bersama seluruhnya keluarga 

Pilihlah pasangan yang pandai dalam berucap kebaikan, ramah dan memiliki tutur kata yang baik. Dapat dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar, maupun keluarga. Pandai bersilaturahmi, dan murah senyum.

Pandai menaruh rahasia keluarga

“Sesungguhnya perempuan yg paling baik di antara perempuan anda merupakan yg subur, akbar cintanya, & teguh memegang rahasia….” (H.R. Thusy).

Janganlah salah memilih, jikalau seseorang perempuan yg dirinya senang obral narasi ke seluruh orang & seluruh rahasia keluarga pasti dapat jadi mala petaka, sehingga carilah perempuan perempuan yg mereka pintar menaruh rahasia. jangan aib keluarga terbongkar kemana-mana. Dikarenakan sifat istri yg kurang baik.

Subur 

“Kawinlah dgn wanita pencinta lagi mampu punyai anak tidak sedikit(subur) biar saya bisa membanggakan jumlahmu yg tidak sedikit dihadapan para Nabi kepada hri kiamat nanti” (H.R. Abu Dawud, Nasa’i & Ahmad).

Dari Ma’qil Bin Yasar ra., beliau berbicara : “Seorang cowok datang pada Rasulullah saw., dulu bicara :

‘Wahai Rasulullah aku sudah memperoleh satu orang wanita dari keturunan terhormat, kedudukan sosialnya tinggi & berharta, tetapi mandul. Bolehkah aku mengawininya?’ Ia melarangnya. Orang itu datang lagi ke-2 kalinya & berbicara pada ia seperti semula. Dia datang utk ke3 kalianya, selanjutnya ia bersabda kepadanya :

“Kawinilah oleh kalian perempuan yg rasa cintanya agung & subur, lantaran nanti saya dapat membanggakan kalian di hadapan umat-umat lain’ “ (H.R. Abu Dawud, Nasa’i & Hakim).

Tabah 

“Sungguh perempuan yg paling baik di antara perempuan anda yaitu yg subur, besar cintanya, teguh memegang rahasia, tabah dalam mengurus keluarganya…” (H.R. Thusy).

Tidak pencemburu 

Sebagai seorang wanita hal wajar bila timbul perasaan cemburu, Namun tidak jarang wanita yang tiba-tiba marah tanpa mencari tahu dengan baik apa yang sedang terjadi, carilah wanita yang pintar dalam menahan amarah, tidak mudah marah, dan tidak mudah menuduh tanpa mencari tahu dahulu. Tidak semua wanita semerti itu, Namun alangkah lebih baiknya sebagai pria kita membangung sikap untuk saling percaya satu sama lain.

Perangai & kata-katanya menyenangkan 

Carilah wanita yang bila dalam berucap dapat menyenangkan hati, dan menambah pengetahuan. Bila berbicara sangat lembut, menenangkan. Tidak pandai menghujat dan bergosip. dan tidak pula dengan kata-katanya menjengkelkan hati suami ataupun orang sekitar

Nah itulah 15 pedoman dalam memilih istri solehah, sebaiknya sebelum memutuskan untuk menikahi seorang wanita, tanyakan dulu tentangnya dari keluarga ataupun orang terdekatnya. Setelah itu mintalah pertolongan Allah untuk semakin memantapkan niat dalam hati. Karena hanya Allah lah yang mengetahui masing-masing hambaNya, mintalah pada Allah untuk selalu dilindungi dari pilihan yang tidak tepat, mintalah agar mendapat pasangan yang sesuai dengan pilihanNya. Ya Allah janganlah engkau serahkan kepada kami meski sekejap mata sekalipun tanpa mendapat pertolongan dari-Mu. Aaminn Allahumma Aamiin

Semoga kita mendapatkan pasangan yang baik menurut Allah, yang dapat menemani setiap langkah kita dan bersama melangkah menuju RidhaNya, Aamiin...

Rasulullah SAW bersabda :
“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Semoga Allah senantiasa membalas kebaikan anda..aamiin
Insya'Allah Bermanfaat.. Barakallah untuk anda..

 Mari LIKE & SHARE postingan ini agar pahala menebar kebaikan juga anda dapatkan..
Semoga menghibur & bermanfaat ya..

Sumber: voa-islam.id

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Inilah Tips Memilih Calon Istri Solehah, Awas Jangan Sampai Salah Pilih Yaaa"

  1. Sae pisan tips na.mudah2an yg posting dan yg ngeshare mendpat jodoh anu sholeh sareung sholehah.:D

    BalasHapus
  2. Sae pisan tips na.mudah2an yg posting dan yg ngeshare mendpat jodoh anu sholeh sareung sholehah.:D

    BalasHapus