Bagaimana Seharusnya Sikap Seorang Istri Terhadap Suaminya Yang Belum Bekerja

Sebuah Tausiyah dari teh Ninih,

Ketika itu ada seorang Akhwat yang bertanya kepada teh Ninih: “Bagaimana cara menghadapi suami yang pengangguran, sementara sekarang ini saya sebagai istri mencari nafkah untuk kebutuhan keluarga. Terkadang dihati muncul rasa kebencian dan kesal, bagaimana seharusnya saya bersikap kepada suami?”

Jawaban dari teh Ninih:

Tidak ada suami mana pun yang ingin menganggur. karena dalam mencari nafkah untuk keluarga, itu adalah tugas dan kewajiban seorang suami. Jadi suami mana pun pasti ingin memberikan yang terbaik untuk keluarganya. Terkadang dalam situasi seperti ini kita merasa kesal, namun inilah kondisi dimana kita sedang diuji. Bukan hanya isrti yang sedang di uji, suami pun sedang di uji. Ada tanggung jawab berat sebagai seorang suami untuk memberikan nafkah bagi istri dan keluarga.
Jadi alangkah lebih baiknya kita lihat dulu sebagai istri apakah penganggurannya itu karena ada sifat kemalasan dari suami, atau diluar kemampuan sang suami. Kalau karena kemalasan doakan suaminya agar dijauhkan, dicabut oleh Allah sifat malasnya, tapi kalau suaminya selalu berikhtiar tapi belum dapat kerjaan juga, itu diluar kemampuannya, sikap yang baik sebagai seorang istri untuk menghadapi posisi seperti adalah:

Pertama: Tetap berbaik sangka kepada Allah Swt, bahwa yang memberikan jalan rezeki hanya Allah. Mungkin Allah sekarang ini belum memberikan rezeki walaupun sehebat apapun kita berusaha kalau Allah belum kasih ridho-Nya, kita hanya bisa sabar. Ridho Allah itu sangatlah penting, dalam hal apapun mintalah Ridho-Nya.

Kedua: Jadilah seorang istri yang selalu memotivasi, dalam keadaan susah jadilah penyemangat, penghibur, penyenang hati sang suami. Motivasi sang suami agar selalu sabar dan terus berikhtiar. Suami istri itu ibarat berjalan dua kaki, ada kaki kanan dan kaki kiri. Jika kaki kanan sedang sakit, kaki kiri tetap selalu mendukung. Kalau suami belum bekerja atau sedang menunggu panggilan pekerjaan, kita sebagai istri tidak ada salahnya lakukanlah apa yang kita bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Jika bisa bikin kue lakukanlah bisnis kue, jika bisa menjahit dll, lakukanlah sepenuh hati ikhlas karena Allah Swt. Tapi ingat lakukan hal yang kita bisa yang bentuknya positive dan baik.

Baca juga: KISAH NYATA: Ketika Cinta Seorang Ibu Tak Terbalas Ini, Membuat Siapa Saja Menangis

Ketiga: Jika istri yang mencari nafkah jangan disebut-sebut, karena jika seorang istri mencari nafkah maka jatuhnya adalah sedekah. Itu sungguh amal soleh yang besar untuk keluarga. Tetaplah ikhlas, sabar, mintalah agar Allah selalu menguatkan, melindungi.

Keempat: Teruslah mengajak suami agar melaksanakan solat dhuha, istri pun sama solat dhuha ikhlas karena Allah, jangan sampai karena ada paksaan. Solat dhuha adalah sunnah, tapi terdapat doa didalamnya, mintalah kepada Allah agar memberikan rezeki berupa pekerjaan khususnya kepada suami. Pekerjaan yang berkah, halal juga mendapat Ridho-Nya. Tetaplah sabar dalam berjuang, teruslah Husnudzon kepada Allah. Apapun kondisinya tidak baik menyakiti hati suami, sebaliknya suami tidak baik menyakiti hati istri. Salinglah menjaga satu sama lain, Semoga Allah Swt, memberikan jalan keluar yang terbaik dari setiap permasalah yang sedang kita hadapi. Aamiin Allahumma Aamiin

Rasulullah SAW bersabda :

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Like dan Share postingan ini agar bermanfaat bagi semua orang, Semoga Allah Swt membalas setiap kebaikan kita, barakallah. Aamiin Allahumma Aamiin

Sumber: facebook.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bagaimana Seharusnya Sikap Seorang Istri Terhadap Suaminya Yang Belum Bekerja"

Posting Komentar