Bolehkah Minum Kopi Luwak? Hati-Hati Yaaa

MASYARAKAT Indonesia sudah tidak asing lagi dengan kopi. Biji hitam dengan rasa pahit ini sudah biasa diolah menjadi bubuk kopi yang kemudian bisa dikonsumsi menjadi aneka minuman. Minum kopi sudah lekat dengan kesaharian warga mulai dari kalangan bawah hingga menengah ke atas. Kualitas setiap kopi memang berbeda-beda, dan salah satu kopi dengan harga jual yang tinggi adalah kopi luwak.

Tidak seperti kopi pada umumnya, kopi luwak adalah biji kopi yang dikonsumsi luwak, hewan sejenis kucing dengan bulu bintik-bintik ini memiliki kegemaran memakan ayam, kopi, dan juga makanan lainnya. Biji kopi yang menjadi kotoran luwak inilah yang disebut kopi luwak.

Lalu bagaimana hukum mengonsumsi bubuk kopi yang diolah dari biji kopi yang keluar dari dubur luwak?

Hukumnya bergantung dari proses pengolahannya. Karena, hukum umum yang berlaku, adalah segala benda yang keluar dari qubul maupun dubur hukumnya adalah najis.

Terkait kopi luwak, Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmuk syarah Al-Muhadzab menjelaskan:

“Ketika binatang menelan sebuah biji, lalu keluar dari perutnya dalam keadaan utuh, maka harus dilihat dari kerasnya biji itu. Jika kerasnya biji itu tetap dalam arti ketika biji itu ditanam lantas tumbuh, maka biji itu terbilang suci. Tetapi biji itu wajib dicuci karena permukaannya bersentuhan dengan najis, meski biji tersebut adalah makanan binatang itu. Ketika biji itu cenderung menjadi rusak seperti biji yang ditelan binatang, lalu keluar dari duburnya, maka bagian dalam bijinya terbilang suci. Kulit bijinya pun bisa suci apabila dicuci. Namun, jika kekerasan biji itu hilang, artinya ketika biji ditanam tidak tumbuh, maka hukum biji itu adalah najis.” Demikian pula pendapat yang dikatakan Qadli Husen, Al-Mutawalli, Al-Baghowi, dan ulama lainnya.

Namun, Alhamdulillah status hukum kopi luwak di indonesia menurut pemerintah dan agama adalah halal bisa untuk diproduksi dan dikonsumsi hal ini telah ditetapkan oleh pihak yang berwenang Majelis Ulama indonesia, berikut adalah kutipan ketua bidang fatwa majlis ulama indonesia, KH. Maruf Amin:

pada mulanya biji kopi luwak menjadi haram dikonsumsi karena masih berunsur najis. Keharaman tersebut bukan karena biji kopi tersebut haram dimakan, tetapi ada sebab, yaitu unsur-unsur feses. Namun setelah dibersihkan ternyata unsur itu tidak ada lagi. “Karena itulah menjadi halal dikonsumsi,” terangnya. Lagi pula, jelasnya, jika biji kopi itu ditanam kembali maka tetap akan tumbuh

Namun, kita tetap harus lebih selektif dalam mengkonsumsi kopi luwak. Perhatikan 2 hal berikut ini:

Biji kopi dalam keadaan baik, tidak berlubang dan tidak pecah serta dapat tumbuh kembali jika ditanam

Biji kopi telah disucikan dari unsur najis yang berupa feses. 

Wallahualam

Rasulullah SAW bersabda :

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Like dan Share postingan ini agar bermanfaat bagi semua orang, Semoga Allah Swt membalas setiap kebaikan kita, barakallah. Aamiin Allahumma Aamiin

Sumber: islampos.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bolehkah Minum Kopi Luwak? Hati-Hati Yaaa"

Posting Komentar