Hal-Hal Yang Terjadi Saat Sakaratul Maut

Saat Sakaratul Maut, Manusia akan melalui beberapa kejadian. Diantaranya:

Setan pun hadir ketika sakaratul maut

Imam al-Qurthubi, dalam al-Tadzkirah, berkata: “Saat seseorang sedang sakaratul maut, disampingnya duduk dua setan: Satu disebelah kanannya dan satu lagi di sebelah kirinya. Setan disebelah kanan akan menyerupai wajah ayahnya, lalu berkata: “Anakku, aku sangat mencintai dan menyayangi mu, namun aku meninggal dalam keadaan beragama Nasrani, dan ternyata agama Nasrani itu adalah agama yang paling benar.” Setan disebelah kirinya menyerupai ibunya dan berkata, “Anakku, rahimku menjadi saksi bahwa kamu telah aku kandung, air susu ku kau minum, kedua paha ku juga tempat kamu bersandar. Hanya saja, ibu meninggal dalam keadaan Yahudi ternyata agama Yahudi adalah agama yang paling benar.”

Apabila hamba itu tetap tidak tergoyah keyakinannya, iblis, nenek moyang setan datang dari langit dakam bentuk orang-orang yang dicintainya. Mengajaknya untuk mati dalam keadaan Nasrani ataupun Yahudi. Manusia akan digoda dan diserang oleh setan bahkan iblis dari berbagai penjuru dan dengan berbagai macam cara. Nah sedari kini pentingnya kita berdoa:

“Ya Allah, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, karena sesungguhnya Engkaulah Maha pemberi karunia” (Ali Imran:8). 

Mohonlah kepada Allah, agar diselamatkan dari gangguan setan saat ketika sakaratl maut, Semoga kita semua diberikan kasih sayang-Nya berupa pertolongan-Nya sehingga kita semua tetap meninggal dalam keadaan Islam. Aamiin

Malaikat pun hadir ketika sakaratul maut

Perang besar terjadi saat sakaratul maut. Setan berada disampingnya dan malaikat pun siaga disamping kanan nya. Setan terus berusaha menggoda Manusia yang sedang dalam proses sakaratul maut agar diakhir hayatnya ia jauh dari mengingat Allah Swt. Sebaliknya, Malaikat mengingatkan pada Akhirat, Allah, dan kebaikan.

Karena itu lah kita yang sedang mendampingi keluarga, teman atau kerabat yang sedang melalui proses sakaratul maut, sebaiknya membantu dengan jalan Talqin, yaitu menuntun orang yang sedang sakaratul maut untuk mengucapkan kata-kata yang baik (Kalimat Thayyibah), seperti Allah, la ilaha illallah, dan sebagainya. Hadirnya malaikat ketika sakaratul maut ini disebutkan dalam ayat berkut ini:

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, “Tuhan kami ialah Allah,” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dan mengatakan “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih, dan gembirakanlah meeka dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepada mu. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; didalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta” (Fushilat: 30-31). 

Rasulullah Saw, bersabda: “Saat seorang mukmin mengalami sakaratul maut, datanglah seorang malaikat dalam rupa yang sangat baik, aroma yang wangi, lalu ia duduk di sampingnya untuk mencabut ruhnya. Lalu datang lagi dua malaikat membawa wewangian dan kain kafan dari surga” (HR Ibnu Mundah).

Saat sakaratul maut, Surga dan neraka diperlihatkan

Bila kita pernah mendampingi orang yang sedang sakaratul maut, banyak hal yang dapat kita temukan sekaligus jadi pelajaran. Saat orang yang sedang sakaratul maut, kita lihat terkadang ia tersenyum dan terkadang meringis, bahkan menjerit ketakutan. Keadaan seperti ini wajar dan biasa ditemukan. Sebab orang yang sedang sakaratul maut sedang ditampakan oleh Allah keindahan surga dan kengerian neraka. Ketika melihat surga ia tersenyum dan bahagia. Namun begitu melihat neraka ia sedih dan terperanjat.

Baca juga: Ingin Memiliki Suara Merdu Saat Membaca Al-Quran? Ini Dia Tipsnya

Rasulullah Saw, bersabda: “Tidak ada seorang pun yang akan meninggal dunia kecuali akan diperlihatkan kepadanya tempatnya kelak di akhirat serta ditampakan kepadanya tempatnya dari surga ataupun neraka” (HR Ibn Abid Dunya).

Inilah detik-detik mencemaskan bagi orang yang berhati nurani. Ketika Abu Hurairah menjelang ajalnya, Marwan datang menjenguk dan berdoa: “Ya Allah, ringankanlah sakaratul maut bagi Abu Hurairah .” Abu Hurairah kemudian menangis tersedu-sedu dan berkata, “Aku menangis bukan karena akan meninggalkan dunia ini atau karena akan berpisah dengan kalian. Aku menangis karena aku sedang menunggu berita dari Allah tentang tempat yang akan aku diami nanti, apakah surga atau neraka.

Wallahuam

Nah semoga dengan ini menjadi bahan renungan untuk kita semua, bahwa sesungguhnya kematian sedang menunggu kita. Marilah kita mengerjakan amal shaleh selagi Allah Swt masih memberi kita waktu. Selama nafas masih diberi marilah kita semua memperbaiki diri, serta mempersiapkan diri karena sesungguhnya kematian tidak mengenal, waktu, usia, derajat, dimanapun dan kapanpun kematian bisa datang tiba-tiba. Semoga kita semua meninggal dalam keadaan yang baik dan ditempat yang baik. Aamiin Allahumma Aamiin

Rasulullah SAW bersabda :

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Like dan Share postingan ini agar bermanfaat bagi semua orang, Semoga Allah Swt membalas setiap kebaikan kita, barakallah. Aamiin Allahumma Aamiin

Sumber: Ustadz H. Aep Saepulloh Darusmanwiati, M.A.

Dalam bukunya ( Tamasya Ke Alam Kubur )

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hal-Hal Yang Terjadi Saat Sakaratul Maut"

Posting Komentar