Masyaallah, Inilah Manfaat Mempelajari Asmaul Husna

Sebuah tausiyah dari ustdz.Yusuf Mansur:

Dalam hidup kita sering membicarakan orang, misal sepasang suami istri sedang bercerita

“Pah, si adek hebat kena renking 1 kemaren dikelasnya”

“Iya hebat, papah kan pinter, pasti turunlah ke anaknya”

Kenapa ga nyebut yang Penciptanya? Kenapa ga sekalian nyebut Lillaahi Asmaul Husna, fad’uu bihaa. Allah punya nama-nama yang baik, sebut aja nama Allah sekalian. Ibarat kata, saat butuh duit, tanggung-tanggung amat datang ke rumah orang kaya. Datang aja ke Yang Maha Kaya dan Yang Mengayakan.

Saya cinta sama Asmaul Husna. Luar biasa asmaul husna ini. Kecintaan saya terhadap asmaul husna datang dari beberapa pintu. Pintu-pintunya adalah?

Pintu pertama adalah ketika ibu saya almarhumah, Hj. Humrif’ah, manggil saya, ngedudukin saya. Terus beliau bilang, “Kenapa nggak manggil Allah? Kenapa nggak datengin Allah? Kenapa nggak nyebut Allah?” Ibu saya lalu menuliskan untuk saya ….
Ya Fattah, Ya Razzaq…
Hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashiir.
Laa haula wa laa quwwata ila billahil ‘aliyil ‘azhiim…
Beliau yang nulisin sendiri, pake tangannya sendiri.Sayang kertasnya itu sudah tidak ada. Tapi alhamdulillah, kertas itu ada fish shuduur, di dalam hati saya sehingga lebih awet InsyaaAllah. Sekarang, “kertas” itu saya taro di hati jamaah.

Keren banget Ya Fattah Ya Razzaq itu. Wahai Yang Maha Pembuka, membuka apa saja, membuka rizki, membuka pikiran orang, buka jodoh, buka kesempatan, buka usaha, buka langitnya, buka buminya, buka macem-macem, buka ampunan.

Asmaul husna itu ngaruh banget banget buat kehidupan kita, terlebih buat yang mau ada perubahan dalam hidupnya. Gimana ngaruhnya? Ya Razzaq berarti ‘Yang Maha Pemberi Rizqi, Ya Rizqi apa aja. Ketika kita membaca Asmaul Husna, peran pikiran, peran otak itu menjadi ngaruh. Bagi yang belum punya anak, ketika menyebut Ya Razzaaq, mikirnya itu rizqi anak. Ketika anak bandel, Yaa Razzaq juga tetap bisa “berlaku” karena biar bagaimana pun, anak adalah rizki.

Asmaul husna untuk mukmin yang lemah adalah Yaa Qawiyyu. Untuk mukmin yang fakir, ada Yaa Mughnii. Untuk mukmin yang maridh, yang sakit, ada Yaa Syaafii, Yang Maha Menyembuhkan. Jadi ada semua. Untuk yang jelek ada ga? Ya sudahlah. Ya Mushawwir, Yaa Khaaliq ada semua.

Kalau kita rasanya masih punya sifat kurang sabar, ada Yaa Shabuur. Kurang ada belas kasihnya, Yaa Rahman, Yaa Rahiim.  Allah mempunyai 99 nama yang membentang. Ada nama-nama lain yang di luar kesepakatan ulama. Haditsnya ada 99 nama. Itu kecintaan saya yang pertama. Saya begitu dikasih tahu ibu saya “ilmu” asmaul husna ini langsung semacam deg. Iya juga ya rasain sendiri deh, niat karena Allah, insyaallah

Nah, pintu kedua berikut ini semakin membuat saya terpesona terhadap Asmaul Husna. Pintu kedua yang membuat saya terpesona dengan asmaul husna adalah ayat pertama dalam Al-Quran. Pada ayat pertama dalam Al-Quran, Allah langsung menyebut dengan Lafdzul Dzalaalah disertai dengan dua asmaul husna, yaitu Bismillahirrahmanirrahiim. Jadi, Al Quran secara utuh diawali dengan Bismillah, dengan nama Allah.

Lalu Allah langsung memperkenalkan siapa diri-Nya. Man? Siapa Allah? Allah memperkenalkan diri-Nya dengan Asmaul Husna, yaitu Ar-Rahman dan Ar Rahiim, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ar Rahmaan mempunyai kedudukan istimewa buat saya. Kenapa? Dia disebut duluan. Dia dipakai duluan ketimbang Ar-Rahiim. Ga kebalik kan? Ga bismillahirrahiimi rahmaan. Karena datang duluan, itu istimewa.

Dan untuk menunjukkan kedua Asmaul Husna itu, Allah menempatkan Ar Rahman dan Ar Rahiim di enam ayat. Jadi ada enam tempat, bukan hanya bismillahirrahmanirrahiim. Coba sebutin ayatnya. Enam itu, apa aja? Ada yang tahu?

Arrahmanirrahiim, ada dua di Al Fatihah. Terus?

Wa ilaahukum ilaahu wahid. Laa ilaaha illar rahmanurrahiim. Terus mana lagi?

Wallahulladzii laa ilaaha illa huwa ‘aalimul ghaibi wasy syahaadati huwarrahmnurrahiim. Ayo dua lagi?

Yang empat udah dikasih tahu kan? Nah, yang dua lagi PR ya. Dibuka Qurannya, dicari …

Luar biasa ya? Allah meletakkan ayat pertama-Nya bukan tentang dunia-Nya. Kan banyak tuh ayat-ayat istimewa misalkan Q.S. Al-Baqarah:164. Tapi ayat ini nggak diletakkan di ayat pertama. Ayat tentang Isra’ Mi’raj ditaruhnya di surat ke-17. Padahal, ayat ini adalah ayat yang super, subhanalladzi asraa.

Kalo ingin membuktikan bahwa Al-Qur’an itu mukjizat, kenapa ga itu yang ditaro? Itu berarti Asmaul Husna adalah amat luar biasa. Dan hampir tiap halaman Al-Quran ada Asmaul Husna. Coba aja iseng. Arrahman, Arrahiim, Ghafuura, Syadidul ‘adzab, Syadidul ‘iqaab, Dzun tiqaam, Dzurrahman, Matiin, Kariim. Berarti itu kan istimewa. Masyaallah

Kalo istimewa, kenapa kita ga mencurahkan sedikit energi kita untuk mempelajari? Ayo marilah kita sama-sama mempelajari Asmaul Husna, banyak manfaatnya buat kita. Semoga Allah SWT, melindungi kita semua. Aamiin

Rasulullah SAW bersabda :

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Like dan Share postingan ini agar bermanfaat bagi semua orang, Semoga Allah Swt membalas setiap kebaikan kita, barakallah. Aamiin Allahumma Aamiin

Sumber: yusufmansur.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Masyaallah, Inilah Manfaat Mempelajari Asmaul Husna"

Posting Komentar