Perilaku Sungguh Nasihat Yang Terbaik Dari Pada Banyak Bicara

Terkadang, kita lupa saat memberikan nasihat terhadap orang lain. Sebab, saat kita memberi nasihat kepada orang lain, kata-kata yang kita ucapan lebih mudah keluar dari pada saat kita harus melaksanakannya. Padahal, Allah SWT tidak menyukai hal tersebut.

Allah SWT berfirman, “Sungguh besar kemurkaan di sisi Allah bagi orang yang berkata-kata apa-apa yang tidak diperbuatnya,” (QS Ash-Shaaf: 3).

Sungguh sangat besar murka Allah terhadap hambaNya, yang berbicara tidak sesuai dengan apa yang mereka kerjakan.

Begitupun, saat kita mengajak orang lain untuk berbuat kebaikan. Alangkah lebih baiknya, jika kita memberi contoh. Karena contoh (praktik) adalah sebaik-baiknya cara mengajak untuk berbuat kebaikan. Dengan memberi contoh (praktik) maka hal tersebut akan lebih terasa dampaknya bagi orang lain.

Misalnya begini, seorang ayah meminta anaknya untuk shalat isya, sedangkan ayahnya sendiri tidak melaksanakan shalat isya. Apa yang akan dikatakan oleh si anak pada ayahnya? Pasti si anak akan menjawab, ‘Ayah saja tidak shalat, kenapa aku harus shalat?’ lantas apa yang akan dilakukan si ayah, malu dan bingung bukan untuk menjawabnya?

Baca juga: Masyaallah, Tausiyah Maulana Tariq Jameel Ini Sangat Menampar Jiwa: “Akankah Allah Senang Ketika Bertemu Denganmu?”

Alangkah baiknya, Ketika seorang ayah yang rutin untuk shalat berjamaah di mesjid, lama kelamaan si anak akan timbul pertanyan “Mengapa Ayah shalat ke mesjid?” Nah dengan ini barulah ada ruang untuk memberi nasihat kepada seorang anak, “bahwasannya shalat berjamaah di mesjid itu memiliki banyak manfaat yang sangat luar biasa. Simplenya bahwa dengan shalat berjamaah di mesjid itu Allah akan semakin sayang sama kita, dan Allah memberi banyaaak sekali pahala untuk kita”. Dengan ini sang anak akan mengerti dan lebih mudah untuk mengikuti kebiasaan sang Ayah.

Nah, itu dia, jika nasihat atau ajakan untuk berbuat kebaikkan hanya diucapkan saja maka hal itu tidak akan ada pengaruhnya, apalagi orang yang memberikan nasihat tidak melaksanakannya. Berbeda jika kita memberi nasihat dengan contoh juga, maka nasihat atau ajakan tersebut akan lebih melekat di hati orang yang dinasihati. Insyaallah

Rasulullah SAW bersabda :

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Like dan Share postingan ini agar bermanfaat bagi semua orang, Semoga Allah Swt membalas setiap kebaikan kita, barakallah. Aamiin Allahumma Aamiin

Sumber: islampos.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Perilaku Sungguh Nasihat Yang Terbaik Dari Pada Banyak Bicara"

Posting Komentar