Sudahkah Kita Mengevaluasi Diri? Bacalah!!

Dulu, orang tua berangkat bekerja setelah matahari terbit dan sudah kembali ke rumah sebelum matahari terbenam.Walaupun memiliki anak yang banyak rumah dan halaman pun tetap luas, bahkan tidak sedikit ada yang memiliki kebun dan semua anak-anaknya bersekolah, Masya Allah

Sekarang, banyak yang berangkat kerja subuh dan sampai rumah setelah isya, tapi rumah dan tanah yang dimiliki tidak seluas rumah orang tua kita zaman dahulu, dan bahkan banyak yang takut memiliki anak banyak karena takut kekurangan. Ya perkembangan ekonomi dahulu dengan sekarang sangatlah berbeda, namun bedanya disini adalah prinsip keyakinan hati kepada Allah. Walaupun kita memiliki pekerjaan yang baik, tetapi disisi lain kita memiliki rasa ketidakpuasan pasti akan sulit tercukupi, sulit merasa cukup.

“Dan sungguh akan Allah Swt, berikan cobaan kepada manusia dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta” (Al Baqoroh (2) AYAT 155)

Ada yang salah dengan cara hidup beberapa orang modern, Mengapa?

Orangtua zaman dahulu hidup tanpa banyak alat bantu tapi tenang menjalani hidupnya, Sementara kita yang dilengkapi dengan pampers, mesin cuci, kompor gas, HP, kendaraan, TV, email, FB, Twitter, ipad, ruangan ber AC dll harusnya mempermudah hidup ini. tapi ternyata tidak, sampai-sampai ada beberapa orang yang tidak sempat menikmati hidup. Mengapa?  karena semuanya dilakukan terburu-buru

berangkat kerja, TERBURU-BURU

pulang kerja, juga TERBURU-BURU

makan siang, TERBURU-BURU

dilampu merah, TERBURU-BURU

berdo’a pun, TERBURU-BURU

bahkan sholatpun, TERBURU-BURU

sifat diatas bukti dari Al-Qur’an surat Al Isra’ (17) ayat 11 ” Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa”

Hanya mati saja yang tidak seorangpun mau TERBURU-BURU

Saking takutnya akan kurangnya harta untuk keluarga sampai-sampai kita Perhitungan dalam bersedekah, sementara Allah tidak pernah perhitungan dalam memberi rizki kepada kita.

“Setan menakut-nakuti kamu dengan kemiskinan dan menyuruh berbuat kikir” (Al Baqoroh (2) AYAT 268)

Bahkan saking lebih takutnya kita kehilangan pekerjaan hingga berani melewatkan sholat 5 waktu. Memang berapa besar sih gajinya hingga meninggalkan sholat 5 waktu? Padahal kasih sayang Allah tidak ada batasnya.

Maka, Sampai dimanakah hidup kita pada hari ini? Sudah sejauh mana kita mengevaluasi hidup kita hingga sampai hari ini? Semoga Allah memberikan kita keberkahan umur agar bisa terus menerus memperbaiki diri yang banyak khilafnya ini, Aamiin allahumma aamiin

Rasulullah SAW bersabda :

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Like dan Share postingan ini agar bermanfaat bagi semua orang, Semoga Allah Swt membalas setiap kebaikan kita, barakallah. Aamiin Allahumma Aamiin

Sumber: hijabsyarie.wordpress.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sudahkah Kita Mengevaluasi Diri? Bacalah!!"

Posting Komentar